Tuman

TUMAN !
Oleh : Miswadi

Sejak saya kecil, saya sangat akrab dengan kata tuman. Kata itu selalu terlontar dan terdengar sebagai kata penutup dalam kalimat seruan. Yah, seruan dari orang tua atas nasihat dan petuah yang saya indahkan saat itu.

Kata tuman saat itu tidak saya pahami artinya. Bahkan sampai saya seumuran sekarang. Namun maknanya dapat saya rasakan. Biarlah tanpa arti, yang penting bermakna.

Kata tuman merupakan kata seru yang berkonotasi negatif. Bahkan seakan menyakitkan hati. Tapi begitu mendengar kata itu, spontan bentuk kesalahan terakui meski dalam hati.

“Bocah kon adus kok angel, tuman”. Kalimat ini yang sering saya dengar. Begitu kata tuman terlontar dengan keras dan tegas, tindakan kekurangan atau kesalahan saat itu, langsung diakui dan diperbaiki. Sungguh sangat bermakna kata tuman itu.

Adalah orang tua yang selalu menyematkan kata itu di akhir kalimat serunya. Demi tegaknya kebenaran dan norma serta etika, orang tua dahulu menggunakan istilah tuman sebagai upaya menanam kesimpulan dari sebuah kasus. Dan kata itu ternyata memiliki makna menekankan yang sangat kuat.
Sungguh kata sandang yang tidak baku, tapi menggigit.

Bojonegoro
07.20

Komentar anda tentang artikel ini: